Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Studi Banding : UINSATU (Tulungagung) x UINKHAS (Jember)

Gambar
     Pada hari ini Kamis, tanggal 29 Oktober 2025 sampai dengan hari Jum’at, tanggal 30 Oktober 2025, bertempat di UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, telah dilaksanakan kegiatan Studi Banding antara HMPS UIN Kiai Haji Achmad Shiddiq (KHAS) Jember dengan HMPS UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.      Kegiatan studi banding tersebut dilaksanakan selama dua hari dengan rincian sebagai berikut: Hari Pertama Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 29 Oktober 2025, bertempat di Angkringan Gading Gajah, Tulungagung, sebagai bentuk penyambutan kedatangan rombongan dari UIN KHAS Jember yang tiba pada malam hari. Acara diselenggarakan secara non-formal dan diawali dengan sambutan Ketua Umum, dilanjutkan dengan perkenalan antaranggota HMPS dari kedua perguruan tinggi. Selanjutnya dilaksanakan sesi sharing dan diskusi terkait program kerja yang dijalankan oleh masing-masing HMPS. Pada sesi ini, peserta dibagi...

Jelajah Aksara : Berenang dalam Dimensi Kata, Menuju Pelabuhan Karya

Gambar
Kegiatan Jelajah Aksara merupakan ruang ekspresi dan apresiasi bagi para pecinta literasi yang ingin menelusuri makna dibalik setiap kata. Dengan mengusung tema "Berenang dalam Dimensi Kata, Menuju Pelabuhan Karya",  acara ini diharapkan menjadi perjalanan batin sekaligus intelektual, dimana setiap peserta di ajak menyelami kedalaman Bahasa dan memahami kekuatan kata dalam menghasilkan sebuah karya. Jelajah Aksara diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir pada tanggal 4-5 Oktober 2025 yang bertempat di PPTQ Al-Fattah Sumbergempol, Tulungagung. Acara ini merupakan pelatihan kepenulisan yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir angkatan 2025, dengan harapan agar setiap peserta tidak hanya belajar menulis, tetapi juga memahami makna di balik setiap kalimat yang lahir dari hati dan pikiran. Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan pemutaran film Dead Poets Society , sebuah tayangan yang sarat makna tentang...

DISMATA : Workshop Makalah "Penunjang Tugas Mahasiswa Baru"

Gambar
Senin, 29 September 2025 HMPS IAT Uinsatu telah sukses menyelenggarakan Workshop Makalah yang dipandu oleh pemateri yang ahli dalam kepenulisan yaitu Nusrotul A'la yang merupakan lulusan IAT Uinsatu tahun 2021. Acara bertempat di Gayeng Coffee Event Hall , Plosokandang, Tulungagung. Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB ini berfokus pada tahapan penyusunan makalah, khususnya pada bagian paragraf pembuka dan referensi. Dua poin tahapan tersebut menjadi sesi praktis dalam membuat makalah yang membantu peserta workshop. Kegiatan dibuka dengan pembahasan substansi penulisan yaitu pembuatan paragraf pembuka. Berfokus pada pembuatan paragraf ini, masing-masing peserta diwajibkan menyiapkan hasil dari paragraf yang dibuatnya. Setelah itu, pemateri membuka sesi bedah paragraf yang akan diulas lebih dalam. Pembahasan dalam pembedahan ini meliputi tinjauan struktur kalimat, kejelasan argumen, dan efektivitas dalam menarik perhatian pembaca. Pemateri juga melakukan kritik konstruktif dan feedbac...

Ta'aruf of Mufassirin: Menjalin Silaturahmi dan Membentuk Karakter Qur'ani

Gambar
  Merajut ukhuwah islamiyah, wajah-wajah baru dari berbagai daerah berkumpul menjadi satu. Di bawah langit yang sama dikelilingi angin sejuk pegunungan wilis, puluhan mahasiswa program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir menjalani kegiatan Taa'ruf of Mufassirin dengan semangat api yang menggebu-gebu. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dan mempersiapkan mahasiswa baru Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) UIN SATU agar menjadi individu yang unggul, berbudaya akademis, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran ukhuwah islamiyah. Acara orientasi tersebut dijalani dalam waktu dua hari satu malam dengan api yang belum padam dan pulang membawa tujuan yang lebih matang. Acara Ta’aruf of Mufassirin kali ini berlangsung pada 13 September 2025 di Argo Wilis Tulungagung, dihadiri oleh 10 kelompok dengan total 68 peserta disertai satu pendamping pada setiap kelompoknya dan segenap panita yang bertanggung jawab atas berjalanya acara. Dimulai dengan pemberangkatan dari warung kop...

Sapa Maba Prodi IAT: Selamat Datang Mahasiswa Baru!!!, Keluarga Baru!!!

Gambar
    Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir kembali dihadiri keluarga baru di tahun 2025 ini. Dengan kedatangan mereka di Uinsatu, HMPS IAT Uinsatu menggelar kegiatan Sapa Maba pertama kali yang dilaksanakan pada Sabtu, 06 September 2025 di sebuah aula warung kopi Gayeng. Kegiatan ini bertujuan sebagai pendekatan antara sesama mahasiswa baru dan kakak-kakak senior yang akan membimbing mereka khususnya sebagai persiapan terkait diselenggarakannya kegiatan PBAK Prodi (Makrab) atau biasa disebut TOM (Ta'aruf Of Mufassirin).     Sembari menunggu kedatangan seluruh mahasiswa baru, mereka-peserta yang telah hadir-saling bertegur sapa sesama mahasiswa lainnya, sampai  sekitar pukul 09.30 WIB. yang kemudian kegiatan dibuka secara resmi oleh Hafidz Nur Aiman selaku ketua pelaksana pada saat itu. Kemudian, para mahasiswa baru dikondisikan untuk berkumpul dengan kelompok masing-masing sesuai pembagian dari pihak panitia, yang telah disediakan juga para penanggung jawabnya....

Latihan Kepenulisan HMPS Ilmu Al - Qur'an dan Tafsir

Gambar
    Pada hari Jum'at, 27 Juni 2025 organisasi HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir dari divisi literasi mengadakan acara latihan kepenulisan untuk melatih penulisan dalam sebuah berita, artikel, dan lain-lain. Acara tersebut dikhususkan untuk seluruh Divisi Literasi dari HMPS Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Acara ini bertempat di Warung Gayeng, Desa Plosokandang - Kec. Kedungwaru - Kab. Tulungagung.      Acara ini di awali dengan pembahasan tentang materi dasar kepenulisan yang dimana materi tersebut merupakan dasar dalam membuat suatu berita acara, artikel, dan lainnya. Pada materi awal, pemateri menyebutkan bahwa dalam menulis suatu berita acara itu harus terdiri dari hari, tanggal, bulan, dan tempat acara tersebut dilaksanakan. Setelah itu, baru memaparkan isi dari materi yang telah disampaikan dalam acara tersebut. Pada saat acara berlangsung, pemateri menyampaikan bahwasanya "apabila kita mau menulis sebuah berita, artikel atau apapu...

HMPS IAT Dorong Semangat Penelitian Lewat Pelatihan Kepenulisan Ilmiah

Gambar
       Menyalakan api kepenulisan, Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMPS IAT) UIN SATU menyelenggarakan pelatihan menulis dengan fokus penulisan ilmiah bidang tafsir dan studi Al-Qur’an pada  12 Juni 2025 di Angkringan Gayeng, Plosokandang, Kedungwaru, Tulungagung. Acara dibagi menjadi dua sesi yakni, sesi pemaparan materi dan praktek kepenulisan yang dipantik oleh Ahmad Misbakhul Amin, mahasiswa Ilmu Hadis, dan Saidatun Nisa, mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta didampingi oleh Affan selaku moderator.            HMPS IAT mengagendakan program ini dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan mahasiswa dalam menulis dan meneliti, serta memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar kepenulisan ilmiah, gaya bahasa, struktur tulisan, dan tata cara penulisan yang baik dan benar, khususnya bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.      Kegiatan...

SEKOLAH TAFSIR HADIS 2025 : “Dinamika Tafsir Hadis Nusantara sebagai Upaya Reinterpretasi Isu-Isu Kontemporer”

Gambar
     Pada hari Sabtu, tanggal 17 Mei 2025, telah dilaksanakan kegiatan Sekolah Tafsir Hadis 2025 yang merupakan program tahunan dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMPS IAT). Pada tahun ini, kegiatan dilaksanakan dengan nuansa yang berbeda karena berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis (HMPS IH). Kegiatan ini mengangkat tema “Dinamika Tafsir Hadis Nusantara sebagai Upaya Reinterpretasi Isu-Isu Kontemporer” dan berlangsung selama tiga hari dua malam, mulai tanggal 15 hingga 17 Mei 2025.      Kegiatan bertempat di Pondok Pesantren Darun Najah, Sumbergempol, dan dihadiri oleh mahasiswa dari program studi IAT dan IH dari berbagai kampus se-Jawa Timur. Meskipun berasal dari kampus yang berbeda dan menempuh perjalanan yang cukup jauh, hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk menjalin silaturahmi dan kebersamaan dalam forum keilmuan ini.      Acara pembukaan dimulai dengan Talkshow ...

Pemikiran M. Quraish Shihab Di Dalam Kitab Tafsir Al-Misbah

Gambar
     Islam dipahami sebagai agama yang adaptif dan bebas. Kehadirannya akan positif jika berdialog dan selaras dengan budaya lokal tempatnya dipraktikkan. Sebaliknya, Islam akan menjadi negatif jika dipaksakan pada lingkungan yang berbeda tanpa mempertimbangkan konteks budaya setempat. Hal ini dikuatkan dengan tokoh-tokoh yang mengangkat tentang teologi pembebasan, seperti Farid Esack dan Ashghar Ali Engineer.      Indonesia adalah negara republik dan mayoritas penduduk Indonesia adalah pemeluk agama Islam, sejak awal kemunculan Islam di Indonesia yang dibawakan oleh walisongo, mereka mendialogkan Islam dengan budaya, sehingga bisa diterima dengan baik dan berlangsung sampai sekarang. Tokoh- tokoh yang terkenal akan karya dan pemikirannya dan karyanya masih eksis sampai sekarang di Indonesia, seperti T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy, Prof. Dr. Quraish Shihab, dll, pemikiran dan kontribusi mereka terhadap masyarakat sangatlah besar. Diskursus Pemikiran Prof. Dr. Q...

Abdurrauf al-Singkili

Gambar
     Syekh Abdurrauf as-Sinkili (w. 1693 M) adalah ulama besar asal Singkil, Aceh, yang dikenal sebagai mufassir pertama Nusantara dan tokoh penting dalam penyebaran tasawuf serta syariat Islam di abad ke-17. Ia menimba ilmu selama hampir dua dekade di Timur Tengah dari ulama terkemuka seperti Syekh Ahmad al-Qusyasyi dan Syekh Ibrahim al-Kurani, lalu kembali ke Aceh dan diangkat sebagai Qadhi Malik al-Adil oleh Sultanah Safiatuddin. Karya terkenalnya, Tarjuman al-Mustafid, merupakan tafsir Al-Qur’an pertama dalam bahasa Melayu yang kontekstual dan berbasis tafsir Jalalayn. Ia juga menyebarkan Tarekat Syattariyah serta menulis banyak kitab dalam bidang fikih dan tasawuf, menjadikannya tokoh sentral dalam perkembangan keilmuan Islam di Asia Tenggara. Latar Belakang Pemikiran      Abdurrauf as-Sinkili menolak ajaran tasawuf Wujudiyyah yang berkembang di Aceh sebelum kedatangannya karena dianggap menyimpang dari ajaran Islam ortodoks. Meskipun demikian, ia meni...

Diskursus Muhammad Hasbi Ash-Shiddiqy dan Pandangan Politiknya

Gambar
     Muhammad Hasbi Ash-Shiddiqy merupakan seorang mufassir sekaligus ahli fikih terkemuka Indonesia. Karya tafsirnya yang paling terkenal adalah Tafsir An-Nur. Beliau lahir pada masa penjajahan abad ke-19, suatu masa ketika budaya dan politik Indonesia masih berada dalam dominasi kekuasaan kolonial Barat. Dalam konteks tersebut, Hasbi Ash-Shiddiqy mengembangkan dua prinsip pokok yang menjadi landasan dalam karya-karyanya dan juga prinsip hidupnya, yakni: Purifikasi (pemurnian ajaran agama dari unsur budaya luar). Beliau bertekad untuk membersihkan ajaran Islam dari pengaruh budaya luar yang telah menyusup ke dalam tradisi keagamaan masyarakat Indonesia dan dianggap sebagai bagian dari ritual keislaman. Moderasi (penafsiran modern yang relevan dan responsif terhadap konteks). Prinsip ini mendorongnya untuk tidak serta merta menolak hadis-hadis ḍaʻīf dan menjadikan penafsiran beliau lebih terbuka dan kontekstual.      Prinsip-prinsip tersebut turut membentuk...

DISMATA : Menelaah Perspektif Al-Qur'an terhadap Kekerasan Seksual dalam Relasi Pendidikan

Gambar
     Acara Diskusi Mahasiswa Tafsir (DISMATA) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir pada hari Kamis, 1 Mei 2025 di Masjid Baitul Hakim lantai 3, Plosokandang, Tulungagung. Mengangkat tema “Menelaah Perspektif Al-Qur’an Terhadap Kekerasan Seksual Dalam Relasi Pendidikan” membahas secara mendalam perspektif Al-Qur’an terhadap kekerasan seksual dalam relasi pendidikan. Pada diskusi kali ini materi di pimpin oleh Kang Imcol serta didampingi oleh Roudlotul Masyrifah sebagai moderator.      Dalam pemaparan yang berlangsung, dijelaskan bahwa kekerasan seksual merupakan pelanggaran terhadap kehormatan manusia yang dapat terjadi karena berbagai faktor. Beberapa faktornya yaitu : Relasional, atau bisa disebut dengan hubungan sosial, sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari pasti banyak dijumpai dalam relasi dengan teman, yaitu pembahasan mengenai topik dewasa. Ini kerap terjadi dan pembahasan tersebut tidak hanya di la...

Al Buruj

Bismillahirrahmanirrahim Ainul Yaqin Mata telah pandang Pemeri ilahi Tanpa bingkai Hampar kartika sari Ainul Yaqin Hati telah iman Nyanyi serunai Alam sunyi Dalam kabut suci Lalu siapa pandang dan iman Pada arang warna lipan kala petang di hutan? Maka Tuhan Lebih saksi dari yang disaksikan Allahul Kalam Tulah-Nya demi bintang yang bergugusan Ranah-Nya demi hari yang dijanjikan Rapah-Nya demi saksi dan yang disaksikan Ya Askhabul ukhdud Parit mu'minin digali Selagi Maka Palung neraka Abadi Api mu'minin dinyala Taktala Maka bara neraka Selamanya Ya Askhabul Ukhdud Pesuruh dzun nuwas Bermain dengan kutuk Duduk dengan amarah Berjajar zabaniyah Oleh: Muhammad Faizal Tamam Editor: Shofiyah Qothrunnada

Perjalanan Hidup

Dalam perjalanan ini Roda kehidupan terus berputar Memenuhi jalan-jalan yang pernah kita lalui Ujian dan cobaan terus berdatangan Batu, kerikil, bahkan kulit pisang Terus berada dalam garda terdepan Menyambut roda kehidupan Tak hanya sampai situ Badai, hujan dan terik matahari Sudah menjadi bagian hidup kita Peluh yang terus bercucuran membasuh tubuh kita Suka duka terus menghias dalam diri kita Perjalanan kita itu masih Panjang Lika liku jalan kita Kita tempuh tanpa rasa takut Tikungan tajam kita pun terjatuh Bangkit, jatuh , bangkit ,jatuh Terus berulang kali Penuh luka dan lebam , namun tetap berlanjut Kata kata tajam menusuk hati Kena mental pun jadi Hujat- hujatan terus bercucuran Membuat kita yakin dan percaya Bahwa kalua kitab isa Melalui roda kehidupan kita Oleh:  Maulidha Wardhani Editor: Ahmad Nuril Muchsinin

Untuk Ibu dan Ayah

Ibu ayah Dari kampung yang sunyi, aku berangkat Meninggalkan tanah Adonara timur flores NTT yang penuh kenangan Ibu, Ayah Dari jauh aku melangkah Menapaki jalan yang penuh rintangan Namun setiap langkahku Aku rasakan doa kalian yang menemaniku Di balik tumpukan buku dan tugas Aku ingat setiap peluh yang kalian tuangkan. Saat kita berjalan di jalan tanah, Kalian ajarkan arti perjuangan yang sejati Ibu, ayah Di setiap detik, aku membawa cintamu Kampung yang kalian cintai, dan aku Anakmu yang selalu berusaha, Untuk mencapai bintang, demi impian kita Ibu, Ayah Aku akan terus berjuang Untuk membanggakan kalian Untuk suatu hari nanti, Kembali pulang dengan gelar, dan senyuman Terima kasih Untuk setiap doa, untuk setiap pengorbanan Aku membawa kalian dalam setiap langkahku Dan berharap, suatu hari nanti Aku bisa memberi kalian kebahagiaan yang tak terhingga Oleh: Sufardi Saputra Batan Editor: Shofiyah Qothrunnada

Iqra'

Kepak sayap lelelawar menghantarkan selendang syafaq sembunyi dibalik auman ombak fajar Namun, kursi tak hayat itu menanti pukul empat berganti kusuma   Bersama tiang-tiang kokoh yang mengawasi tindak langkah tiyang alit Bersama talang-talang kukuh yang menghantar air merayap berpulang Anak anak surau berlari dengan dahulu merumahkan biri Mengaji dengan dahulu menjampikan puji Pulang ke bait, yang tak akan mengajar pelit Lalu Pingkan beredar menyalakan pemantik selepas sembahyang. Terusirlah kegelapan bersama roh jahat yang menaruh dendam anak adam   Ia berkata "Gusti" Mereka berkata "inggih" Ia berkata "setan" Mereka berkata "mboten" Ia berkata "welas" Mereka berkata "amin" Ia berkata "mlarat" Mereka berkata "ampun ngantos"   Dia tidak tahu Adapun pingkan itu Hari-berhari sisakan kelam Bulan-berbulan siangkan malam Tahun-bertahun elokkan salam Dan rupa yang benderang dua alam     Oleh: Faizal Tama...

Dimensi

Kupejamkan mata Menerawang jauh Meraba kembali masa lalu Saat ku masih bersamanya Sayup-sayup terdengar berbisik Hei, inikah diriku? Tatapan herannya Buatku sungkan Ya, panglingkah dirimu? Anggukan tegasnya Buatku kecewa Apa yang terjadi? Dimana diriku yang kukenal? Aku menunduk lesu Maaf, dirimu yang kau kenal Kini telah tiada Tinggallah dirimu yang ini Yang kau lihat sekarang Oleh: Zam Zama Editor: Ahmad Nuril Muchsinin

Bagi Guruku

Wahai guru...  Maafkanlah aku  Inilah secarik kertas lusuh  Yang kupersembahkan  Hanya kepadamu Engkau penenang hati ku  Ketika mataku melihat senyum tulusmu Ketika kepalaku, hanya bisa menunduk hormat kepadamu Ketika tubuhku, membungkuk demi memuliakanmu Oh tidak... Sepercik air mata menetes  Keluar dari kelopak mataku  Aku kini jauh darimu Jauh dari setiap perkataanmu  Jauh dari asal aku dulu ditempa Jauh dari suasana rumahmu yang syahdu  Jauh dari keheningan ketika malam tiba  Jauh dari keramaian ketika siang jatuh Oh.. Guru...  Inilah aku  Aku tidak tahu apakah aku pantas menjadi muridmu  Apakah engkau mengakui ku Ataukah engkau akan melupakanku  Namun, aku ingat perkataanmu Jika engkau akan tetap mendoakanku Meskipun aku sudah jauh darimu Engkau mengatakan kepadaku Tolong lindungilah dan jadikan santri ku  Menjadi santri yang taat kepada-Mu  Jadikanlah mereka ahli ilmu Yang menguasai tafsir dan bayan da...

SEKUNTUM WANGI DALAM SUNYI

Bermula pada setiap yang tak terjangkau Kau lahir memekak tangis dari masa lampau Kisah paling sunyi yang tak tergamit Bergentayang dalam ingatan umpama dedemit Barang kali tak lagi mampu kusua Wajah kirana perangkum candra Meski waktu tak henti mengirim harum Melalui kenanga, ia bentuk rindu paling ranum Kadangkala kutemui kau sedang memekar Merekah elok dari kuncup kembang mawar Aku mengindra kau yang telah moksa Sungguh indah meski ayal semata Mampu kau kusapa melalui hampa Pada malam panjang zikir penuh nestapa Sebab tak ingin aku berjumpa lelap Kulangitkan doa sebagai obat mujarap Kini sendiri kutempuh suwung Tubuh rapuh sebagai perahu untuk melarung Dalam semesta yang teramat sepi Aku sekuntum wangi dalam sunyi Oleh: Hamba Allah Editor: Shofiyah Qothrunnada